Cara Merawat Kaos Bersablon dengan Baik

[Gambar Kaos Dengan Sablon Plastisol]

Moko.co.id – Banyak yang abai soal merawat kaos, padahal kaos yang dibeli di distro cenderung lebih mahal dari harga yang dibeli di pasar. Jadi sayang sekali kalau tidak dilakukan perawatan dengan baik. Apalagi merawat kaos dengan sablon plastisol, dimana kaos tersebut lebih butuh perawatan ekstra dibanding dengan kaos dengan sablon lainnya. Karena kaos dengan sablon plastisol jika terkena panas sedikit saja, ketika disetrika akan langsung meleleh.

Bagaimana mengatasi kondisi tersebut, jika harus dilakukan penyetrikaan. Ada caranya, dengan membalikkan pakaian ketika akan menyeterikanya. Tidak hanya kaos dengan sablon plastisol, kaos dengan bahan 40 s cotton combed pun mempunyai bahan yang sangat tipis. Pemilik pun perlu berhati-hati dalam mencucinya. Nah bagaimana cara merawat kaos bersablon dengan baik?

 

8 Tips Merawat Kaos Bersablon

 

Pisahkan disaat mencuci

Kaos bersablon sebaiknya dipisahkan dengan warna lainnya, terlebih warna putih yang mudah sekali terkena noda. Solusi liannya, pisahkan antara yang kotor sekali dan kurang kotor agar kaosnya tidak tercampur.

 

Rendam dengan waktu yang cukup

Kaos distro, kaos polos, kaos lengan panjang sekalipun jangan sampai di rendam terlalu lama. Jangan lebih dari 30 menit, karena kaos yang baru tidak memiliki tingkat kekotoran terlalu lebih. Detergennya juga jangan kebanyakan, karena sablon akan lebih cepat terkelupas apalagi jenis sablon rubber.

 

Hindari menyikat kaos

Kaos dengan bahan cotton, tekstur kainnya lebih lembut dan sebaiknya hindari untuk menyikatnya. Saat mengucek kaos dengan bahan cotton ini pun usahakan jangan terlalu keras, karena bisa merusak pori-pori bahu.

 

Jemur dengan keadaan terbalik

Mejemur di bawah sinar matahari akan mengakibatkan warna kaos lekas memudar, maka sebaiknya hindari menjemur kaos dibawah terik matahari dengan langsung.

Menjemur kaos, juga lakukan dengan keadaan terbalik dimana bagian dalam menghadap ke luar dan sebaliknya bagian yang bersablon ada di dalamnya.

 

Mencuci dengan tangan jauh lebih baik daripada dengan mesin cuci

Cara mencuci kaos sablon ialah dengan mencucinya dengan cara manual menggunakan tangan. Mencuci kaos dengan mesin cuci bisa membuat kaos melar. Sablonnya juga ikut-ikutan lekas rusak serta pori-pori kain menjadi kasar. Kaos yang dicuci dalam mesin cuci ini mendapatkan tarikan untuk berputar, semakin diputar semakin banyak gesekan yang terjadi dan hal tersebut yang mengakibatkan kaos melar.

 

Cara menyetrika kaos

Lakukan penyetrikaan setelah kaos selesai dicuci dan dijemur. Kaos juga harus dalam keadaan kering sempurna, bukan kering yang masih ada sisa lembab.

Hati-hati saat menyetrika kaos bersablon apa pun, atur posisi putaran dengan setelah sedang. Biasanya ada keterangan untuk setelah setiap kain, dari yang wool, cotton, silk, linen dan lain-lain.

 

Kaos sablon yang terkena noda

Jika kaos kesayangan anda terkena noda, segera kucek atau cuci bagian yang terkena noda. Caranya, oleskan sabun cuci atau detergen di bagian yang terkena noda. Gosok dengan pelan-pelan, kemudian bilas dengan air bersih agar nodanya lekas hilang. Setelah noda jatuh, sesegera itu mungkin langsung bilas.

 

Hindari dipakai untuk tidur

Sebenarnya kaos bersablon bisa fleksibel dipakai dalam keadaan apa pun, tetapi jika dipakai untuk tidur kaos akan memiliki tekanan dan membuat kaos bersablon cepat melar. Ini dikarenakan ketika tidur anda pasti berkeringat, keringat yang bercampur kotoran inilah yang membuat tekanan kaos melar seiring dengan gerakan waktu tidur.

 

Semoga tips Cara Merawat Kaos Bersablon anda bisa awet dan terus berumur panjang karena rajin dirawat dengan baik.


Konveksi SemarangKonveksi Kaos SemarangKonveksi Seragam SemarangKonveksi Semarang MurahKonveksi Garment SemarangPabrik Konveksi Semarang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *